Pantai Broken Nusa Penida

Kalau Pantai Kelingking dikenal dengan tebing T-Rex-nya, Broken Beach punya daya tarik yang sama uniknya: sebuah lengkungan batu karang raksasa yang membentuk laguna tersembunyi di tengah laut. Warga lokal menyebutnya Pasih Uug, yang dalam Bahasa Bali berarti "laut rusak" — nama yang berasal dari legenda turun-temurun tentang sebuah desa yang hancur akibat murka dewa.
Buat wisatawan lokal yang berencana mampir ke sini, ada beberapa hal penting yang perlu disiapkan sebelum berangkat: kondisi jalan menuju lokasi, apa saja yang bisa dan tidak bisa dilakukan di sana, sampai tips supaya kunjunganmu maksimal. Semua kita bahas di sini.
Kenapa Disebut Broken Beach?
Formasi unik di Broken Beach terbentuk dari proses abrasi air laut selama ratusan tahun, menciptakan lubang atau terowongan alami di dinding tebing karang. Air laut masuk melalui celah ini, membentuk laguna tertutup yang dikelilingi tebing setinggi 50–200 meter.
Dari atas, pemandangannya seperti kolam raksasa berbentuk lingkaran yang terbuka ke laut lepas — kombinasi air biru jernih, dinding karang kokoh, dan satu sisi tebing yang berlubang menyerupai gerbang alami. Saat musim hujan, rerumputan hijau yang tumbuh subur di sekitar tebing menambah kontras warna yang membuat pemandangan ini makin dramatis.
Legenda di Balik Nama Pasih Uug
Di balik keindahannya, Broken Beach menyimpan cerita rakyat yang masih dipercaya masyarakat setempat. Konon, dahulu kawasan ini bukanlah laut, melainkan sebuah desa yang ditinggali penduduk seperti biasa.
Suatu hari, warga desa berburu seperti biasanya dan berhasil menangkap seekor ular besar. Daging ular tersebut kemudian dibagi-bagi dan dimakan oleh warga. Tanpa mereka sadari, ular itu sebenarnya adalah penjelmaan seorang dewa. Sang dewa murka karena wujudnya dibunuh dan dimakan, lalu mengutuk desa tersebut hingga hancur dan membentuk lubang raksasa seperti yang terlihat sekarang.
Dari peristiwa itulah kawasan ini dinamakan Pasih Uug, yang berarti "laut rusak" — merujuk pada desa yang hancur dan berubah menjadi laguna. Cerita ini menjadi pengingat bagaimana masyarakat Nusa Penida memaknai bentang alam di sekitar mereka, bukan sekadar fenomena geologis biasa.
Cara Menuju Broken Beach dari Bali
1. Naik Kapal ke Nusa Penida
Sama seperti menuju destinasi lain di Nusa Penida, perjalanan dimulai dengan penyeberangan dari Sanur atau Padang Bai.
- Fast boat: sekitar 30–45 menit, lebih cepat dan jadi pilihan favorit kebanyakan wisatawan
- Kapal feri/kapal kayu: lebih lambat (sekitar 1–1,5 jam), tapi umumnya lebih hemat
2. Transportasi di Nusa Penida
Dari pelabuhan, perjalanan darat menuju Broken Beach memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam tergantung kondisi lalu lintas dan cuaca.
Penting untuk diketahui: kondisi jalan menuju Broken Beach justru lebih menantang dibanding menuju Pantai Kelingking. Beberapa ruas jalan masih berbatu, sempit, dan berkelok, terutama di bagian-bagian akhir mendekati lokasi. Kalau kamu belum terbiasa berkendara di medan seperti ini, sangat disarankan untuk:
- Sewa mobil dengan sopir lokal yang sudah hafal medan, terutama kalau bepergian dengan keluarga atau anak-anak
- Ikut paket tur yang biasanya sudah menggabungkan Broken Beach dengan Angel's Billabong, Kelingking, dan Crystal Bay dalam satu rute
Kalau tetap memilih sewa motor sendiri, pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan kamu sudah berpengalaman di jalanan menanjak-berbatu.
Daripada was-was soal kondisi jalan dan rute, biar kami yang atur transportasinya. Tim kami siap antar kamu ke Broken Beach dengan aman dan nyaman. Booking trip ke Broken Beach sekarang → https://id.melalinusapenida.com/paket-wisata
Biaya yang Perlu Disiapkan
Kabar baiknya sama seperti Kelingking: masuk ke kawasan Broken Beach gratis, tanpa tiket masuk resmi. Biaya yang tetap berlaku hanya untuk parkir kendaraan.
- Tiket masuk kawasan: Gratis
- Parkir motor: sekitar Rp5.000
- Parkir mobil: sekitar Rp5.000–10.000
Tetap bawa uang tunai secukupnya untuk parkir, karena pembayaran digital belum tersedia secara luas di kawasan ini.
Apa yang Bisa Dilakukan di Broken Beach?
Berbeda dengan Kelingking yang punya jalur trekking turun ke pantai, di Broken Beach tidak ada akses untuk turun ke laguna di bawahnya. Jadi seluruh pengalaman di sini terpusat pada pemandangan dari atas tebing — dan untungnya, itu sudah lebih dari cukup untuk bikin kamu terpukau.
Beberapa hal yang bisa kamu lakukan:
- Menikmati pemandangan dari berbagai sudut tebing — jalan sedikit menyusuri pinggir tebing untuk dapat angle foto yang berbeda-beda
- Berburu spot foto tersembunyi — di sekitar kawasan ini masih ada beberapa sudut yang belum terlalu ramai diketahui pengunjung
- Mengamati biota laut dari atas — air lautnya yang jernih kadang memperlihatkan penyu atau bahkan pari manta yang melintas, terutama di pagi hari
- Menikmati matahari terbenam — banyak pengunjung sengaja datang sore untuk duduk santai sambil menyaksikan langit berubah warna
Catatan penting: karena tidak ada akses turun ke laguna, jangan coba-coba mencari jalan sendiri ke bawah tebing. Selain berbahaya, jalurnya memang tidak disediakan untuk pengunjung.
Waktu Terbaik Berkunjung
Jam Kunjungan
Broken Beach buka 24 jam, tapi disarankan berkunjung antara pukul 06.00–18.30 mengingat belum ada penerangan memadai di malam hari dan medan jalannya cukup menantang. Datang pagi hari atau menjelang sore memberi suasana yang lebih nyaman karena sinar matahari tidak terlalu terik.
Musim
Musim kemarau, sekitar April hingga Oktober, tetap jadi waktu paling ideal. Jalan menuju lokasi yang sudah menantang akan makin sulit dilalui saat musim hujan karena becek dan licin.
Hindari Periode Ramai
Sama seperti destinasi populer lain di Nusa Penida, long weekend dan musim liburan panjang akan jauh lebih padat. Karena area pandang di Broken Beach relatif terbuka dan luas dibanding Kelingking, kepadatan biasanya tidak terlalu mengganggu — tapi tetap datang pagi kalau kamu ingin suasana yang lebih tenang.
Gabungkan dengan Destinasi Terdekat
Lokasi Broken Beach berdekatan langsung dengan beberapa destinasi populer lain, jadi sangat sayang kalau hanya mampir ke satu titik saja:
- Angel's Billabong — kolam alami dengan air sejernih kristal, hanya beberapa menit jalan kaki dari Broken Beach
- Kelingking Beach — tebing ikonik berbentuk T-Rex, salah satu spot paling terkenal di Nusa Penida
- Crystal Bay — pilihan terbaik kalau kamu memang ingin berenang dan bersantai di pantai sungguhan
Menggabungkan beberapa lokasi dalam satu rute jauh lebih hemat waktu dan biaya transportasi, apalagi mengingat kondisi jalan di kawasan barat Nusa Penida yang menantang.
Mau sekali jalan langsung mampir ke Broken Beach, Angel's Billabong, dan Kelingking tanpa pusing atur rute sendiri? Kami siapkan paket trip lengkap dengan sopir lokal yang paham medan. Lihat pilihan trip & booking sekarang
Tips Praktis Sebelum Berangkat
- Siapkan mental untuk jalan yang menantang — kondisi jalan menuju Broken Beach lebih berat dibanding ke Kelingking, jadi pertimbangkan sewa mobil dengan sopir kalau membawa keluarga
- Pakai alas kaki yang nyaman untuk berjalan di sekitar tebing yang bertekstur batu
- Bawa topi, kacamata hitam, dan sunscreen karena area tebing minim tempat berteduh
- Bawa air minum yang cukup, terutama kalau berencana eksplorasi spot foto yang lebih jauh dari pintu masuk
- Jangan mencoba turun ke laguna — tidak ada jalur akses resmi dan berisiko tinggi
- Bawa uang tunai untuk parkir dan jajan di warung sekitar lokasi
- Datang pagi atau sore untuk menghindari teriknya matahari siang dan mendapat pencahayaan terbaik untuk foto
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah bisa turun dan berenang di laguna Broken Beach?
Tidak. Tidak ada akses resmi untuk turun ke laguna di bawah tebing. Seluruh pengalaman di sini dinikmati dari atas.
Apakah tiket masuk Broken Beach berbayar?
Gratis. Kamu hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.
Berapa lama waktu ideal di Broken Beach?
Sekitar 30–45 menit sudah cukup untuk menikmati pemandangan dan berfoto, ditambah waktu ekstra kalau ingin lanjut ke Angel's Billabong yang lokasinya berdekatan.
Apakah jalan menuju Broken Beach aman untuk motor matic?
Bisa, tapi perlu kehati-hatian ekstra karena beberapa ruas jalan berbatu dan menanjak. Kalau kurang percaya diri, lebih baik sewa mobil dengan sopir atau ikut paket tur.
Apa bedanya Broken Beach dengan Angel's Billabong?
Keduanya berdekatan tapi berbeda. Broken Beach adalah laguna tertutup dengan lubang alami di tebing tanpa akses turun, sementara Angel's Billabong adalah kolam alami yang airnya bisa dinikmati lebih dekat (tetap dengan kehati-hatian tinggi terhadap ombak).
Broken Beach mungkin tidak punya jalur trekking dramatis seperti Kelingking, tapi keunikan formasi alaminya membuat tempat ini tetap jadi salah satu must-visit di Nusa Penida. Perjalanan menuju lokasinya memang menantang, tapi pemandangan laguna raksasa yang terbuka ke laut lepas ini sepadan dengan usahanya.
Mau liburan ke Broken Beach dan destinasi sekitarnya jadi lebih praktis? Hubungi kami untuk booking tour, sewa mobil, atau tiket kapal ke Nusa Penida
Ingin mengunjungi Pantai Broken Nusa Penida?
Destinasi ini termasuk dalam beberapa paket wisata kami.
